lionheart | by shadesofeleven
ngantuk HOAMMMMM …
black and white yeahh
My Life
sepertinya benar , kau bukanlah yang terakhir untuku. janji yang belum kau tepati biarkan ku tepati dengan tangisan , hari demi hari mungkin kau bisa lupakan aku. waktu yang tak bisa ku putar hari yang tak bisa kembali , menjadikan sebuah alasan betapa kecewa nya diriku kepadamu.
ku tak menyangka parasmu saja yang banyak di idamkan lelaki , tetapi hatimu yang busuk itu yang membuat ku tidak tertarik lagi padamu. pada saat ku lepaskan dirimu perasaan kecewa mengiringi kepergian dirimu yang saat itu kau telah berjanji padaku “kau lah yang terbaik untuku” ternyata itu hanyalah omong kosong belaka yang kau ucapkan dari bibir manis mu itu.
ku takkan, melupakan janjimu itu sampai mati pun ku tak akan melupakan janji mu itu. “CAPKAN” itu dalam ingatanmu, meski di samudra hanya tersisa kita berdua ku tak ingin engkau mengganggu hidupku lagi SELAMNYA….
writing by : Chanz
Project idea: Hang a Mario question box in public and snap photos of strangers jumping mid-air! It’d also make an excellent photobooth prop.
Saya beri judul “Korupsi Melukai Dahi”
Arifin Wardianto (54), pegiat Anti Korupsi Independen Yogyakarta melukai dahinya sendiri di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Kamis (15/9). Aksi yang segera diamankan polisi tersebut merupakan sikap protesnya atas maraknya kasus korupsi di Indonesia. Mengutip : ANTARA/Fanny Octavianus





